Labanan Makarti — Pemerintah Kampung Labanan Makarti mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh warga untuk tidak melakukan pembakaran lahan dalam kondisi apa pun. Imbauan ini disampaikan menyusul kondisi cuaca yang sedang panas dan kering, serta maraknya kejadian kebakaran lahan di berbagai wilayah belakangan ini.
Menurut pemerintah kampung, cuaca ekstrem saat ini membuat potensi kebakaran lahan dan hutan meningkat signifikan. Selain berisiko meluas dan sulit dikendalikan, asap yang ditimbulkan dari pembakaran lahan juga berpotensi mengganggu jadwal penerbangan di wilayah Kabupaten Berau, serta membawa dampak buruk lain yang lebih besar bagi masyarakat, termasuk gangguan kesehatan akibat kabut asap.
"Kami minta warga untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar. Gunakan cara mekanis atau manual sebagai gantinya," demikian imbauan yang disampaikan pemerintah kampung.
Beberapa poin penting yang perlu diperhatikan warga:
- Dilarang keras membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar.
- Gunakan cara mekanis atau manual (tanpa bakar) dalam mengolah lahan.
- Segera laporkan titik api yang ditemukan kepada aparat kampung, petugas pemadam kebakaran, atau Babinsa/Bhabinkamtibmas setempat.
- Waspada terhadap kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan dan jadwal penerbangan di wilayah Kabupaten Berau.
Pemerintah kampung juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling menjaga dan mengingatkan, mengingat kebakaran lahan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh warga.
"Kesadaran dan kepedulian seluruh warga sangat menentukan keberhasilan pencegahan kebakaran lahan dan hutan di wilayah kita," tutup pihak pemerintah kampung.