LABANAN MAKARTI – Kampung Labanan Makarti menerima kunjungan Tim Observasi Lapangan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam rangka penilaian Lomba Desa Antikorupsi Tahun 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan evaluasi untuk menilai implementasi tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas di tingkat desa.
Dalam pelaksanaan observasi, tim provinsi didampingi oleh Inspektorat Kabupaten Berau, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Berau, serta Pemerintah Kecamatan Teluk Bayur. Kehadiran tim pendamping bertujuan untuk mendukung kelancaran proses penilaian sekaligus memastikan seluruh indikator yang dipersyaratkan dapat diverifikasi secara optimal.
Selama kunjungan, tim observasi melakukan peninjauan terhadap berbagai aspek yang menjadi indikator penilaian Desa Antikorupsi, mulai dari tata kelola pemerintahan, transparansi pelayanan publik, partisipasi masyarakat, hingga pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung keterbukaan informasi.
Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi Kampung Labanan Makarti untuk menunjukkan komitmennya dalam membangun pemerintahan kampung yang bersih, terbuka, dan bebas dari praktik korupsi. Diharapkan melalui proses penilaian ini, Kampung Labanan Makarti dapat menjadi contoh penerapan tata kelola pemerintahan yang baik serta menginspirasi kampung-kampung lain di Kabupaten Berau.